Pison Ubud

7 Coffee Shop di Bali paling worth it untuk WFC

Ngopi enak, Wi-Fi kencang, colokan dekat meja. Ini daftar coffee shop di Bali untuk WFC, lengkap dengan info Wi-Fi dan colokannya.

Ada 7 coffee shop di Bali yang paling worth it untuk WFC maupun ngopi santai: Revolver Espresso (Seminyak), Expat. Roasters (Petitenget), Hungry Bird Coffee Roaster (Canggu), Seniman Coffee Studio (Ubud), Pison Ubud, Simply Brew Coffee Roasters (Sanur), dan Bhineka Djaja (Denpasar). Yang paling nyaman buat kerja seharian adalah Revolver Espresso dan Expat. Roasters di Seminyak, Hungry Bird di Canggu, serta Seniman Coffee Studio di Ubud yang punya banyak colokan. Pison Ubud lebih pas untuk sarapan atau kerja singkat, sedangkan Simply Brew dan Bhineka Djaja lebih cocok untuk ngopi santai.

Jujur aja, ke Bali tanpa cafe hopping itu rasanya kurang lengkap. Skena kopi di Bali juga bukan main-main. Banyak kafe yang roasting coffee beans-nya sendiri, pakai mesin espresso kelas profesional, dan menyajikan kopi lokal dari Kintamani sampai Sumatra.

Fun fact: Bali punya kopi arabika andalan dari dataran tinggi Kintamani yang sudah terdaftar sebagai Indikasi Geografis yang terkenal dengan rasa segar dan sedikit fruity. Nggak heran kalau banyak coffee shop di sini bangga menyajikan biji lokal, mulai dari espresso harian sampai manual brew. Jadi, ngopi di Bali bukan cuma soal tempat yang estetik, tapi juga kesempatan mencicipi kopi asli dari pulau ini.

Masalahnya, pilihannya kebanyakan. Biar kamu nggak salah pilih, kami kurasi tujuh coffee shop berdasarkan lima hal:

  • Konsistensi rasa, enaknya nggak cuma sekali.
  • Menu signature yang beda dari tempat lain.
  • Mesin dan metode seduh yang serius.
  • Lokasi dan suasana yang nyaman buat kerja maupun santai.
  • Wi-Fi dan colokan, karena kerja dari kafe butuh koneksi dan daya yang aman.

Daftarnya dibagi per wilayah: Canggu dan Seminyak, Ubud, serta Denpasar dan Sanur. Satu catatan penting: info jam buka dan lokasi di artikel ini terakhir diperbarui Oktober 2026 dan bisa berubah sewaktu-waktu, jadi cek dulu Instagram atau Google Maps-nya sebelum berangkat. Info Wi-Fi dan colokan di artikel ini kami rangkum dari ulasan pengunjung dan panduan digital nomad. Kalau kamu lebih tertarik berburu pengalaman kopi, cek juga rute cafe hopping di Bali.

Kafe Populer di Canggu dan Seminyak untuk Digital Nomad

Pesisir barat Bali adalah markasnya para digital nomad. Di sini, kopi kelas barista kompetisi dan colokan di dekat meja itu sudah jadi standar.

1. Revolver Espresso, Seminyak

Ini OG-nya specialty coffee di Bali, sudah eksis sejak 2011. Lokasinya nyempil di gang kecil, tapi begitu masuk, vibes-nya kayak bar rahasia: kayu gelap, bata ekspos, dan sofa kulit. Cocok banget buat kamu yang mau deep work dari pagi sampai malam.

InfoDetail
Menu signatureFlat white, cold brew, espresso martini, tiramisu
Jam bukaSetiap hari, 07.00–23.00 WITA
KeunggulanRoasting biji sendiri, Wi-Fi stabil, jam buka panjang
LokasiJl. Kayu Aya Gang 51, Seminyak
Wi-Fi & colokanWi-Fi stabil; colokan belum pasti ada di setiap meja, tanya staf saat datang
Cocok untuk WFC?Ya, terutama di hari kerja. Akhir pekan lebih ramai untuk brunch

2. Expat. Roasters, Petitenget

Expat. Roasters, Petitenget

Buat kamu yang penasaran sama kopi lokal Bali, ini tempatnya. Expat. bekerja langsung dengan petani kopi di Bali, dan pendirinya adalah barista juara kompetisi di Australia. Di tengah bar ada mesin La Marzocco custom yang jadi pusat perhatian.

InfoDetail
Menu signatureCold brew Kintamani yang diseduh 16 jam, espresso blend Bali Baby, banana bread
Jam bukaSetiap hari, pagi–sore (cek @expatroasters)
KeunggulanBiji kopi lokal berkualitas, barista yang paham banget soal kopi
LokasiJl. Petitenget No. 1A, Seminyak
Wi-Fi & colokanWi-Fi tersedia dan ada area khusus untuk kerja
Cocok untuk WFC?Ya

3. Hungry Bird Coffee Roaster, Canggu

Sudah berdiri sejak 2013, Hungry Bird tetap relevan di tengah ratusan kafe baru di Canggu. Timnya pernah juara ASEAN Team Barista Championship, dan latte art mereka benar-benar next level.

InfoDetail
Menu signatureFilter kopi single origin, flat white dengan latte art kece
Jam bukaSetiap hari mulai pagi (cek Google Maps)
KeunggulanRoastery di tempat, harga masih bersahabat
LokasiJl. Raya Semat No. 86, Tibubeneng, Canggu
Wi-Fi & colokanWi-Fi kencang; colokan ada, tapi tidak di semua meja
Cocok untuk WFC?Ya, datang pagi biar kebagian meja dekat colokan

Tempat Ngopi dengan Nuansa Alam di Ubud

Kalau Canggu itu energik, Ubud itu slow living. Udaranya lebih sejuk, pemandangannya hijau, dan ritmenya pas buat recharge.

4. Seniman Coffee Studio, Ubud

Pionir specialty coffee di Ubud sejak 2010. Konsepnya coffee lab dengan interior retro khas Indonesia. Mau sekadar ngopi atau sekalian belajar? Di sini ada workshop espresso, roasting, sampai cupping.

InfoDetail
Menu signaturePour-over single origin musiman, cold brew, gado-gado ala sushi roll
Jam bukaSetiap hari, 07.30–22.00 WITA
KeunggulanPunya micro-roastery sendiri, ada workshop seduh
LokasiJl. Sri Wedari No. 5, Ubud
Wi-Fi & colokanBanyak colokan dan ada ruang ber-AC; Wi-Fi bisa melambat saat ramai
Cocok untuk WFC?Ya, salah satu yang paling nyaman di Ubud

5. Pison Ubud

Bayangin sarapan sambil lihat petak sawah di belakang kafe. Itu yang kamu dapat di Pison. Interiornya bergaya Eropa, tapi view-nya Bali banget. Pilih kursi di teras luar biar fotonya makin aesthetic.

InfoDetail
Menu signatureSignature cold brew, flat white martini, brioche French toast
Jam bukaSetiap hari, 07.00–23.00 WITA
KeunggulanView sawah di tengah kota, house blend dari biji lokal
LokasiJl. Hanoman No. 10X, Ubud
Wi-Fi & colokanBelum ada info pasti soal colokan
Cocok untuk WFC?Lebih pas untuk sarapan atau kerja singkat

Tips: Pison sering antre saat jam sarapan. Datang sebelum pukul 08.00 biar dapat spot terbaik.

Kedai Kopi Specialty di Denpasar dan Sanur

Sisi timur Bali lebih kalem dan dekat dengan keseharian warga lokal. Cocok buat kamu yang mau ngopi tanpa keramaian turis.

6. Simply Brew Coffee Roasters, Sanur

Nggak ada dekorasi heboh atau embel-embel beach club. Simply Brew fokus ke satu hal: kopinya. Ruangannya kecil dan intim, jadi kamu bisa ngobrol santai sama roaster dan baristanya soal biji yang lagi diseduh.

InfoDetail
Menu signatureCold brew andalan, sandwich telur dan bawang karamel
Jam bukaSetiap hari mulai pagi (cek Google Maps)
KeunggulanBiji dipanggang sendiri, suasana akrab dan tenang
LokasiKawasan Jl. Danau Tamblingan, Sanur
Wi-Fi & colokanBelum ada info pasti soal colokan; ruangannya kecil
Cocok untuk WFC?Kurang ideal untuk kerja lama, pas untuk ngopi singkat

7. Bhineka Djaja (Kopi Bali), Denpasar

Ini bukan kafe kekinian, tapi justru di situ menariknya. Bhineka Djaja adalah rumah merek Kopi Kupu-Kupu Bola Dunia, usaha keluarga yang memakai nama ini sejak 1935. Datang ke sini rasanya seperti wisata sejarah kopi Bali.

InfoDetail
Menu signatureKopi Bali racikan rumah, biji dan bubuk kopi untuk oleh-oleh
Jam bukaSetiap hari, sekitar 09.00–16.00 WITA
KeunggulanVibes heritage, dekat Lapangan Puputan
LokasiJl. Gajah Mada No. 80, Denpasar
Wi-Fi & colokanBelum ada info pasti soal Wi-Fi dan colokan
Cocok untuk WFC?Kurang cocok, lebih pas untuk rehat dan beli oleh-oleh kopi

Pilih Sesuai Mood Kamu

Coffee shopWilayahPaling pas buatJam bukaCocok WFC?
Revolver EspressoSeminyakKerja dari pagi sampai malam07.00–23.00Ya
Expat. RoastersPetitengetEksplor kopi lokal BaliPagi–soreYa
Hungry BirdCangguPencinta filter coffee dan latte artMulai pagiYa
Seniman Coffee StudioUbudKopi eksperimental dan workshop07.30–22.00Ya
Pison UbudUbudBrunch dengan view sawah07.00–23.00Kerja singkat
Simply BrewSanurNgopi tenang, fokus rasaMulai pagiKurang ideal
Bhineka DjajaDenpasarWisata kopi heritage09.00–16.00Kurang cocok

Pilih Berdasarkan Gaya Liburanmu

Masih bingung mau mulai dari mana? Coba cocokkan dengan gaya liburan kamu.

  • Tim workation. Prioritaskan kafe dengan Wi-Fi stabil dan colokan yang cukup, seperti Expat. Roasters di Seminyak, Hungry Bird di Canggu, atau Seniman Coffee Studio di Ubud. Kamu bisa kerja dari pagi tanpa harus pindah-pindah tempat.
  • Tim healing. Pilih Pison Ubud untuk sarapan santai dengan view sawah. Udara Ubud yang lebih sejuk bikin suasana ngopi terasa jauh lebih rileks dibanding pesisir.
  • Tim coffee geek. Datangi Expat. Roasters, Hungry Bird, atau Simply Brew. Ketiganya memanggang biji sendiri, jadi kamu bisa ngobrol soal asal biji, proses, dan metode seduh langsung dengan baristanya.
  • Tim wisata budaya. Mampir ke Bhineka Djaja di pusat Kota Denpasar, lalu lanjut jalan kaki ke Lapangan Puputan dan museum di sekitarnya. Paket lengkap: kopi, sejarah, dan suasana kota.
  • Tim hemat waktu. Kalau cuma punya satu hari, pilih satu kawasan saja. Seminyak dan Canggu bisa dijelajahi dalam sehari, begitu juga pusat Ubud.

Tips Ngopi dan WFC di Bali Biar Makin Maksimal

Sudah punya daftar incaran? Biar pengalaman ngopimu makin seru dan nggak zonk, coba terapkan tips berikut.

  • Datang pagi. Kafe populer seperti Pison dan Revolver biasanya mulai ramai menjelang jam sarapan. Datang lebih awal bikin kamu bisa pilih meja dekat colokan atau spot dengan view terbaik.
  • Kelompokkan rute per wilayah. Jarak Canggu ke Ubud bisa makan waktu lebih dari satu jam karena macet. Lebih efisien kalau kamu jelajahi satu kawasan per hari.
  • Coba menu signature, jangan cuma es kopi susu. Pesan filter coffee atau cold brew single origin biar kamu benar-benar merasakan karakter biji lokal Bali, seperti Kintamani yang terkenal dengan rasa buahnya.
  • Ngobrol sama baristanya. Barista di specialty cafe biasanya senang berbagi cerita soal biji yang sedang diseduh. Siapa tahu kamu dapat rekomendasi menu tersembunyi.
  • Bawa pulang biji kopi. Hampir semua kafe di daftar ini menjual biji atau bubuk kopi. Cocok buat oleh-oleh atau stok ngopi di rumah.
  • Jaga etika workation. Kalau kerja berjam-jam, pesan menu secara berkala dan hindari menguasai meja besar sendirian saat kafe sedang penuh.
  • Siapkan power bank. Tidak semua meja punya colokan, jadi pastikan baterai laptop dan HP penuh sebelum berangkat.

Tips Buka Coffee Shop di Bali

Habis cafe hopping, jadi kepikiran punya kafe sendiri? Wajar banget. Tapi sebelum mulai, simak dulu beberapa hal penting ini. Kalau masih menimbang lokasi, baca juga panduan memilih antara buka coffee shop di Jakarta atau Bali.

  1. Kenali target pasarmu. Kafe untuk turis dan digital nomad butuh menu bilingual dan Wi-Fi kencang. Kafe untuk warga lokal dan mahasiswa lebih butuh harga terjangkau dan jam buka sampai malam.
  2. Survei lokasi langsung. Cek keramaian di jam berbeda, akses parkir motor, dan jumlah kompetitor di sekitarnya. Baca kontrak sewa dengan teliti, terutama di kawasan wisata.
  3. Beresin legalitas. Urus NIB lewat OSS, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), dan pajak daerah. Jangan lupa jalin hubungan baik dengan banjar setempat.
  4. Punya menu signature. Satu atau dua menu khas bisa jadi alasan orang balik lagi. Manfaatkan biji lokal seperti Kintamani yang sudah dikenal wisatawan.
  5. Pilih peralatan dan partner yang tepat. Mesin espresso dan grinder adalah jantung kafe, jadi sesuaikan kapasitasnya dengan target penjualan harian. Akan lebih praktis kalau kamu punya partner yang bisa menyediakan semuanya sekaligus. Misalnya Toffin, yang punya pilihan mesin dari Officine Allegra, Nuova Simonelli, hingga Victoria Arduino, plus bahan baku seperti powder dan sirup. Dengan 28 cabang, layanan after-sales service, dan pemesanan lewat Toffin App, urusan perawatan mesin dan restock jadi lebih tenang, termasuk saat kamu mau buka cabang baru.
  6. Waspadai iklim tropis. Kelembapan tinggi bisa bikin biji kopi cepat turun kualitasnya. Simpan di wadah kedap udara, pasang filter air, dan rawat mesin espresso secara rutin.
  7. Siapkan strategi musim sepi. Wisatawan biasanya membludak saat libur pertengahan dan akhir tahun. Siapkan promo untuk musim sepi, dan rencanakan operasional saat Nyepi.
  8. Aktif di media sosial. Banyak turis menemukan kafe lewat Instagram, TikTok, dan ulasan Google Maps. Konten yang menarik dan respons cepat ke ulasan itu wajib.

Coffee Shop di Bali untuk WFC dan Ngopi Santai

Bali punya pilihan coffee shop untuk setiap mood. Mau kerja produktif dengan Wi-Fi kencang dan colokan dekat meja, brunch dengan view sawah, atau wisata kopi heritage, semuanya ada. Simpan daftar ini, ajak teman, dan mulai cafe hopping di kunjunganmu berikutnya. Siapa tahu, dari sekadar ngopi, kamu malah terinspirasi buka coffee shop sendiri. Lagi ada rencana ke ibu kota juga? Cek rekomendasi coffee shop di Jakarta untuk daftar ngopi berikutnya.

FAQ Seputar Coffee Shop di Bali untuk WFC

Coffee shop mana yang paling cocok buat kerja seharian?

Seniman Coffee Studio di Ubud yang punya banyak colokan dan ruang ber-AC, Expat. Roasters di Seminyak yang punya area khusus untuk kerja, serta Revolver Espresso yang buka 07.00–23.00 WITA dengan Wi-Fi stabil.

Di mana ngopi dengan view sawah di Ubud?

Pison Ubud di Jl. Hanoman punya petak sawah tepat di belakang kafe.

Menu signature apa yang wajib dicoba?

Cold brew Kintamani di Expat. Roasters, filter kopi single origin di Hungry Bird, dan pour-over musiman di Seniman.

Ada kedai kopi legendaris di Denpasar?

Ada, Bhineka Djaja di Jl. Gajah Mada No. 80, rumah merek Kopi Kupu-Kupu Bola Dunia.

Apa yang perlu disiapkan untuk buka coffee shop di Bali?

Target pasar yang jelas, lokasi strategis, legalitas lengkap, menu signature, serta mesin kopi dan partner yang bisa diandalkan.

Kapan waktu terbaik untuk WFC di coffee shop Bali?

Pagi hari di hari kerja, sekitar pukul 07.00–09.00, saat kafe belum ramai sehingga lebih mudah dapat meja dekat colokan.

Coffee shop mana yang ada colokannya?

Seniman Coffee Studio punya banyak colokan, dan Hungry Bird juga menyediakan colokan meski tidak di semua meja. Untuk kafe lain di daftar ini, sebaiknya tanya staf saat datang atau bawa power bank.

Apakah perlu reservasi sebelum datang?

Umumnya tidak perlu, karena sebagian besar coffee shop di daftar ini menerima tamu walk-in. Namun, untuk rombongan besar atau saat musim liburan, lebih aman datang lebih pagi atau menghubungi kafe lewat Instagram terlebih dahulu.

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *